Jumat, 02 September 2016

Jumlah Penumpang di Bandara Juanda Surabaya Naik 57,73%

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data bahwa jumlah penumpang angkutan udara paling banyak diberangkatkan untuk periode bulan Juli 2016 terjadi di Bandara Juanda Surabaya. Jumlah tersebut mencakup penerbangan domestik dan juga internasional.
Berdasarkan laporan BPS, Kamis (1/9), jumlah penumpang angkutan udara domestik bulan Juli 2016 adalah 7,9 juta orang atau mengalami kenaikan 26,65% dari bulan sebelumnya. Penumpang domestik selama Januari-Juli 2016 tercatat sebanyak 45,6 juta orang atau naik 17,63% dari periode yang sama tahun lalu.
“Ada kenaikan tajam pengguna angkutan udara domestik, menembus 7 juta atau bahkan hampir 8 juta. Ini untuk pertama kalinya dalam kurun waktu satu bulan," ujar Deputi Bidang Statistik dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Kamis (1/9).
Executive Lounge Concordia Terminal 2 Juanda Airport Surabaya [foto:AsamBackpacker]

Sejumlah bandara yang mengalami kenaikan jumlah penumpang antara lain adalah Bandara Juanda Surabaya 57,73%, Bandara Hasanuddin Makassar 42,31%, Bandara Kualanamu Medan 35,73%, Bandara Ngurah Rai Denpasar 33,94%, dan Bandara Soekarno Hatta 25,82%.
“Dampak (dari kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara) itu juga mempengaruhi angkutan udara atau transportasi. Selain itu, untuk tujuan internasional juga mengalami kenaikan, belum pernah mencapai 1,3 juta orang dalam waktu satu bulan,” ungkap Sasmito.
Jumlah penumpang angkutan udara untuk tujuan internasional atau ke luar negeri pada Juli 2016 adalah 1,3 juta orang atau mengalami kenaikan 7,76% dari Juni 2016. Dalam periode Januari-Juli 2016 jumlah penumpang angkutan udara internasional menembus angka 8,4 juta orang atau naik 5,73% dari periode yang sama tahun 2015.
Menurut BPS, kenaikan jumlah penumpang internasional pada Juli 2016 di Bandara Juanda Surabaya sebesar 23,34%, Ngurah Rai Denpasar 12,29%, dan Kualanamu Medan 6,09%. Sedangkan jumlah penumpang di Bandara Soetta cenderung sama seperti bulan sebelumnya. Penurunan terjadi di Bandara Hasanuddin Makassar, yakni sebesar 11,90%.