Senin, 05 September 2016

Ambil Alih Kargo, AP I Minta Jasa Angkasa Semesta Cabut dari Bandara Juanda

PT Angkasa Pura I dikabarkan ingin mengelola terminal kargo dan pos internasional di Bandara Internasional Juanda. Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, PT Angkasa Pura I pun segera mengakhiri kontrak dengan PT Jasa Angkasa Semesta (JAS), pengelola sebelumnya, dan meminta perusahaan itu untuk segera cabut dari Bandara Juanda.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I, Israwadi, pihaknya memang berhak mengambil alih bisnis tersebut. Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, PT Angkasa Pura I yang bertindak sebagai badan usaha bandar udara bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan dan pengoperasian terminal untuk barang dan penumpang.
PT Angkasa Pura I pun telah mengambil alih peran PT JAS per 4 September 2016 kemarin. Urusan kegiatan terminal kargo dan pos internasional di Bandara Juanda ini langsung diserahkan kepada Angkasa Pura Logistik. “Semua dikembalikan ke fungsi awal, yang mengoperasikan adalah Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda,” terang Israwadi.
Namun, PT Jasa Angkasa Semesta dikabarkan tidak menerima dengan keputusan tersebut. Head of Corporate Secretary and Legal PT Jasa Angkasa Semesta, Yoyok Priyowiwoho, mengatakan bahwa pihaknya masih memiliki kontrak yang belum selesai dengan beberapa maskapai penerbangan. “Untuk kontrak, berbeda-beda setiap maskapai dan masih banyak yang valid,” katanya.
Terpisah, Presiden Direktur PT Jasa Angkasa Semesta, Adji Gunawan, juga menyatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan pemilik kargo, yakni maskapai penerbangan sehingga tanggung jawab perusahaan ini kepada perusahaan penerbangan. “Karena kami sebagai pelaksana kegiatan operasional kargo dan pos di lapangan,” ungkapnya.
Bandara Juanda memang menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar bagi PT Angkasa Pura I, selain Bandara Ngurah Rai. Sementara bagi PT Jasa Angkasa Semesta, bisnis penanganan kargo internasional di Bandara Juanda menyumbang kontribusi yang cukup signifikan.