Selasa, 09 Agustus 2016

Kloter Pertama CJH Sumenep Resmi Diberangkatkan dari Bandara Juanda

Kelompok terbang (kloter) pertama calon jamaah haji (CJH) dari Sumenep resmi diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah Selasa (9/8) pagi melalui Bandara Juanda. Pemberangkatan 440 orang CJH itu dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, didampingi Kakanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Mahfud Shodar, dan pejabat lainnya tepat pukul 08.00 WIB.
 

Dalam sambutannya, Soekarwo, berpesan agar para CJH menyiapkan fisik, mental, dan sarana untuk mengantisipasi cuaca di Arab Saudi yang saat ini mencapai suhu 50 derajat Celcius. “Bekal alat semprot kepala (spray) juga sudah diberikan untuk membantu CJH mengurangi rasa panas,” katanya.
Di tempat terpisah, Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga menggelar seremoni atau upacara pelepasan 936 orang CJH setempat yang sesuai jadwal akan diberangkatkan pada Rabu (17/8) mendatang melalui Bandara Juanda. Sayangnya, Pemkab Tulungagung belum bisa menutup seluruh biaya akomodasi keberangkatan dan kepulangan para CJH asal Tulungagung.
“Dana APBD yang tersedia Rp595 juta masih belum bisa memenuhi kebutuhan akomodasi seluruh CJH Tulungagung yang berjumlah 936 orang,” kata Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo. “Namun, gotong royong CJH sebesar Rp200.000 per orang diharapkan bisa meringankan kekurangan biaya akomodasi tersebut.”
Senada, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI), Muhammad Fuad Syaiful Anam, juga mengatakan bahwa APBD Tulungangung sejauh ini belum mencukupi kebutuhan biaya akomodasi pemberangkatan dan pemulangan CJH. “Apalagi, selama ini akomodasi pemberangkatan dari Tulungagung ke embarkasi Bandara Juanda merupakan biaya di luar ongkos naik haji (ONH),” ujarnya.