Rabu, 25 Mei 2016

Sembunyikan Sabu di Jilbab dan Celana Dalam, Empat Wanita Ditangkap di Bandara Juanda

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan empat orang wanita yang menjadi kurir sabu seberat 2 kg di Bandara Juanda. Barang bukti sabu tersebut ditemukan tersimpan di balik jilbab dan celana dalam masing-masing tersangka berinisial A, Q, LM, dan N.

“Keempat kurir narkoba tersebut ditangkap dan diamankan petugas bandara saat melakukan penggeledahan terhadap keempat perempuan itu,” terang Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Polisi Arman Depari, Selasa (24/5) kemarin. “Barang bukti tersebut disembunyikan di balik jilbab dan di bagian bawah celana dalam masing-masing tersangka.”
Ditambahkan Arman, barang haram tersebut berasal dari Aceh untuk dikirim ke seorang pembeli yang berada di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. “Saat ini, kami masih akan menyelidiki kasus tersebut lebih lanjut,” sambung Arman.
Dari pengembangan kasus tersebut, petugas kemudian juga mengamankan tiga orang tersangka lainnya, masing-masing berinisial SM, S, dan H dengan barang bukti 3,98 kg sabu. Ketiga tersangka ditangkap di wilayah Merak, Banten ketika mengendarai truk intercooler menuju Medan, Sumatera Utara.
Sementara, modus penyelundupan yang digunakan dengan memilih jalur darat dan menyembunyikan sabu di dalam tas hitam yang diletakkan di dalam speaker bagian ruang kemudi. Atas perbuatannya, tujuh orang tersangka ini akan dikenakan Pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 Jo 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.