Selasa, 03 Mei 2016

Rekomendasi Turun, Pembangunan Terminal 3 Bandara Juanda Tunggu Izin Kemenhub

Realisasi pembangunan Terminal 3 di Bandara Juanda tampaknya tidak akan lama lagi. Pasalnya, dua kepala daerah sudah menerbitkan rekomendasi terkait rencana pengembangan proyek seluas 6 ribu hektar tersebut dan kini tinggal menunggu izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memang telah menerbitkan rekomendasi untuk pembangunan dan penambahan pacu serta perluasan bandara yang mencapai 1.750 hektar. Selain itu, rekomendasi juga diberikan untuk pembangunan kawasan bisnis di sekitar bandara yang mencapai luas 4.250 hektar.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Jatim, Wahid Wahyudi, pengembangan bandara nantinya akan berada di sisi utara mengarah ke timur. “Yang jelas di sisi timur bandara,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan pelayanan jasa transportasi di Jawa timur memang saat ini harus dimaksimalkan. “Karena itu, Pemprov Jatim sepakat dan mendorong pengembangan kawasan tersebut,” sambung Wahid.
Gubernur Jatim, Soekarwo, sendiri sudah mengirimkan surat ke Kementerian Perhubungan terkait proyek perluasan bandara tersebut. Pemprov Jatim berharap izin pengembangan dan reklamasi pantai segera turun, sehingga pemerintah maupun PT Angkasa Pura I bisa segera merealisasikan proyek tersebut.
Rencananya, pembangunan Terminal 3 Bandara Juanda akan meliputi beberapa tahap. Tahap pertama adalah pengesahan master plan, yang diikuti dengan pembebasan lahan, reklamasi untuk landasan pacu II, lalu pembangunan. Tahap selanjutnya, adalah pengembangan Terminal 3, kemudian reklamasi dan pembangunan untuk landasan pacu III, disusul dengan pembangunan infrastruktur dan kawasan airport city.