Senin, 22 Februari 2016

Jadwal dan Harga Tiket Penerbangan Surabaya-Sumenep PP

Penerbangan dari Surabaya menuju Sumenep dan sebaliknya, menghubungkan Bandara Internasional Juanda dengan Bandara Trunojoyo, Sumenep. Ada dua maskapai penerbangan yang melayani rute ini, yaitu Susi Air dan Airfast Indonesia, dengan jarak tempuh sekitar 30 menit hingga 45 menit, mengingat tidak ada perbedaan waktu antara dua wilayah.

Maskapai penerbangan Susi Air menggunakan pesawat perintis jenis Cessna Grand Caravan berkapasitas 12 penumpang. Sementara, maskapai Airfast Indonesia menggunakan pesawat perintis berbaling-baling ganda Twin Otter DHC6-300 yang mampu menampung 20 penumpang.
Berikut jadwal penerbangan dan harga tiket Surabaya-Sumenep PP dengan maskapai Susi Air.
Relasi
Frekuensi
Berangkat
Harga Tiket
Surabaya-Sumenep
Sabtu
Minggu
08.45 WIB
08.45 WIB
Rp270.000
Sumenep-Surabaya
Sabtu
Minggu
11.20 WIB
09.45 WIB
Rp270.000

Sebelum membuka rute ini, pesawat Cessna Grand Caravan milik Susi Air telah melakukan penerbangan ke Bandara Trunojoyo pada 26 Januari 2015 lalu. Penerbangan yang dilakukan maskapai milik Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, tersebut dalam rangka uji landasan yang merupakan salah satu tahapan untuk memulai aktivitas penerbangan perintis.
Sementara, berikut jadwal penerbangan dan harga tiket Surabaya-Sumenep PP dengan maskapai Airfast Indonesia.
Relasi
Frekuensi
Harga Tiket
Surabaya-Sumenep
Rabu
Jumat
Rp307.000
Rp307.000
Sumenep-Surabaya
Selasa
Kamis
Rp249.700
Rp249.700

Untuk pemesanan tiket pesawat Airfast Indonesia, calon penumpang dari Surabaya bisa melakukan reservasi melalui nomor telepon 0812337779610. Sementara untuk calon penumpang dari Sumenep, bisa melakukan reservasi tiket di nomor 081237779611.
Dibukanya rute penerbangan ke Sumenep diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata ke salah satu kota yang berada di Pulau Madura tersebut. Seperti diketahui, Sumenep juga menyimpan beberapa objek wisata menarik, salah satunya Pulau Gili Labak, yang mulai populer berkat keindahan terumbu karangnya.
Untuk semakin meningkatkan intensitas penerbangan ke Sumenep, pemerintah melalui Dinas Perhubungan juga terus melakukan peningkatan sarana dan prasarana di Bandara Trunojoyo. Upaya itu di antaranya melakukan perpanjangan runway, relokasi bangunan, dan peningkatan akses ke bandara. Di samping itu, pemerintah juga akan melakukan pembebasan lahan guna pembangunan Bandara Kangean.