Minggu, 10 Januari 2016

Tips Mengamankan Barang Bawaan dari Pencurian di Bagasi Pesawat

Heboh pemberitaan pencurian barang di bagasi penumpang oleh porter salah satu maskapai penerbangan beberapa waktu lalu cukup membuat banyak pengguna jasa penerbangan menjadi resah. Alih-alih menitipkan barangnya di bagasi, sebagian besar penumpang pesawat kini lebih memilih untuk membawa sedikit barang dan meletakkannya di kabin pesawat. Sedangkan sisanya, memilih untuk menambahkan gembok atau alat pengaman lainnya pada tas bawaannya.

Belajar dari pengalaman beberapa penumpang, ternyata ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan pengamanan tas atau koper bawaan Anda. Meletakkannya di Kabin dan menambahkan gembok juga termasuk di dalamnya. Lalu, seperti apa cara-cara lain untuk mencegah terjadinya pencurian atas barang bawaan Anda? Berikut akan kami bagikan tipsnya,

Masukkan Koper ke Kabin Pesawat

Cara ini memang diakui sebagai yang paling efektif. Mengapa harus mempercayakan pengamanan barang Anda pada alat bantu jika Anda bisa mengawasinya setiap waktu? Barang-barang yang bisa Anda tempatkan di kabin diantaranya seperti uang, perhiasan, atau barang berharga lainnya. Namun, satu hal yang harus Anda ingat adalah gunakan koper atau tas cabin size, karena jika kebesaran tetap saja koper tersebut akan berakhir di bagasi.

Gunakan alat bantu pengaman tambahan

Anda bisa menggunakan gembok untuk mengamankan kepala resleting, atau sebuah sabuk tambahan. Pilihlah gembok yang menggunakan kunci kombinasi karena lebih susah dibuka ketimbang gembok dengan kunci biasa.

Bungkus koper dengan cover pengaman khusus atau plastic wrap

Saat ini sudah banyak toko-toko yang menjual cover tas atau koper. Jika ingin lebih murah, Anda bisa menggantinya dengan plastik wrap yang dililitkan di sekeliling bodi koper. Beberapa bandara biasanya telah menyediakan jasa bungkus koper dengan plastic wrap ini. Bukankah masih bisa dibuka dengan mudah? jawabannya ya, tapi pasti meninggalkan jejak.

Pilih Koper dengan Motif mencolok dan tidak bermerek

Koper dengan motif polos lebih rentan tertukar, sehingga aksi membuka koper yang dilakukan oleh oknum bandara tersebut tidak terlalu memancing perhatian. Selain itu, pencuri biasanya mengambil koper bermerk karena kopernya saja sudah pasti laku dijual, apalagi dengan bonus isinya, pasti lebih menguntungkan bagi mereka.

Pilih Koper tanpa Resleting

Modus pencurian pada koper ber-resleting adalah dengan cara memasukkan sesuatu yang runcing seperti ujung pulpen untuk membuka resleting tersebut. Setelah barang diambil, resleting tinggal digeser hingga menutup kembali. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, gunakan koper yang letak resletingnya tersembunyi, atau untuk lebih amannya gunakan koper tanpa resleting.

Antri sedini mungkin di area pengambilan bagasi

Tiba lebih dahulu di area pengambilan bagasi akan mengurangi resiko barang Anda dijarah pencuri.
Selain tips-tips tadi, Anda juga dapat memanfaatkan cara berikut untuk lebih memastikan keamanan barang bawaan Anda, yakni :
  • Perhatikan detail prosedur klaim bagasi sebelum pergi.
  • Usahakan memilih direct flight alias penerbangan langsung.
  • Pertimbangkan untuk membeli asuransi perjalanan yang meng-cover masalah kehilangan bagasi.
  • Buat catatan isi dalam koper/tas, atau minimal memotret isi koper/tas.