Selasa, 26 Maret 2019

Toilet 3D Bandara Juanda Viral, Bikin Warga Malaysia Takjub

SURABAYA – Tidak sia-sia usaha PT Angkasa Pura I untuk menghadirkan gambar 3D di toilet Bandara Internasional Juanda. Pasalnya, tidak hanya menarik perhatian penduduk lokal, gambar objek wisata Gunung Bromo dan Air Terjun Toroan tersebut juga menjadi viral di media sosial, bahkan menarik perhatian turis asal Malaysia untuk berkunjung.

Dilansir dari Detik, seorang warga Malaysia bernama Azzura sangat penasaran dengan gambar 3D di dinding toilet Terminal 2 Bandara Juanda. Ia pun menyempatkan diri terbang ke Surabaya hanya untuk melihat dan berfoto dengan gambar 3D tersebut. “Alhamdulillah, impian saya untuk melihat toilet ini akhirnya terwujud,” ujar Azzura.

“Saya langsung takjub saat melihat toilet dengan gambar tiga dimensi itu melalui video singkat di grup WhatsApp,” sambung perempuan berusia 50 tahun itu. “Jadi, ketika ada kesempatan untuk terbang ke Surabaya, toilet ini menjadi salah satu tempat yang wajib saya kunjungi. So, hari ini, Alhamdulillah saya sampai di Juanda International Airport.”

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, Heru Prasetyo, juga membenarkan jika toilet tersebut sempat viral di media sosial. Menurutnya, PT Angkasa Pura I tengah berupaya memberikan layanan terbaik kepada penumpang, yakni melalui inovasi pelayanan, salah satunya dengan dihadirkannya dua toilet itu.

“Apresiasi yang telah diperoleh tentu menjadi penyemangat agar tidak lantas berpuas diri, memang sempat viral di media sosial,” kata Heru. “Oleh karena itu, PT Angkasa Pura I sebagai operator bandara akan berusaha memberikan pelayanan yang lebih dengan keunggulan layanan yang menampilkan keramahtamahan khas Indonesia.”

Seperti diketahui, ketika memasuki toilet di Bandara Juanda, pengunjung pasti akan merasa seperti berada di Gunung Bromo dan Air Terjun Toroan Madura. Pasalnya, toilet yang ada di area kedatangan Terminal 2 diberi sentuhan gambar tiga dimensi objek wisata tersebut. Gambar 3D Gunung Bromo terletak di toilet pria, sedangkan gambar 3D Air Terjun Toroan Madura berada di toilet wanita.

Read more…

Senin, 25 Maret 2019

Pasar Potensial, AirAsia Tambah Frekuensi Rute Jakarta-Surabaya PP

SURABAYA – Surabaya dinilai menjadi salah satu pasar potensial bagi maskapai AirAsia. Karena itu, maskapai yang berkantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia tersebut berencana untuk menambah frekuensi penerbangan Jakarta-Surabaya. Hal tersebut diungkapkan Direktur Niaga AirAsia Indonesia, Rifai Taberi, di sela-sela pameran AirAsia Travel Fair di Surabaya.



“Surabaya menjadi salah satu pasar potensial bagi AirAsia, karena itu kami berencana menambah frekuensi penerbangan Surabaya-Jakarta PP,” ujar Rifai, dilansir JPNN. “Ada dua penerbangan tiap hari dan satu tambahan penerbangan pada hari-hari tertentu.”

Di samping itu, Rifai menambahkan, AirAsia juga akan menambah empat pesawat baru. Penambahan armada pesawat tersebut diyakini dapat meningkatkan kapasitas pelayanan sampai dengan 20 persen. Pihaknya sendiri mengharapkan pertumbuhan penumpang sepanjang tahun 2019 ini bisa sesuai dengan target perusahaan.

Seperti diketahui, mulai Jumat (22/3) hingga Minggu (24/3) kemarin, AirAsia menggelar pameran AirAsia Travel Fair di atrium Pakuwon Trade Center (PTC) Surabaya. Dalam gelaran tersebut, maskapai AirAsia bekerja sama dengan 10 travel agent, salah satu jaringan manajemen hotel, dan juga Medical Tourism Malaysia.

“Medical Tourism Malaysia merupakan gabungan dari rumah sakit dan layanan kesehatan di Malaysia, yang bisa menjadi rujukan bagi warga Indonesia yang melakukan pemeriksaan kesehatan,” tambah Rifai. “Karena, tidak hanya wisata ke taman rekreasi dan pemandangan alam, wisatawan Indonesia yang ke Malaysia juga biasanya melakukan pemeriksaan medis.”

Dalam pameran kali ini, AirAsia tidak luput menyediakan berbagai promo tiket pesawat, hotel, dan travel and tour wisata ke sejumlah destinasi seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan domestik Indonesia, seperti Jakarta, Bali, Lombok, Bandung, Labuan Bajo, dan sebagainya, yang terbang dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

“Travel fair menjadi cara yang paling tepat untuk mempertemukan maskapai dengan konsumen secara langsung. Kami sebagai product owner harus ada di semua media. Masyarakat itu, kan, punya preference masing-masing,” sambung Rifai. “Travel fair cukup penting diadakan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap AirAsia.”

Read more…

Minggu, 24 Maret 2019

Air Asia Travel Fair 2019, Banyak Promo Tiket Pesawat Keberangkatan Surabaya

Surabaya – Maskapai penerbangan Air Asia Indonesia mengadakan acara Air Asia Travel Fair di Surabaya mulai Jumat (22/3) hingga Minggu (24/3). Pada kegiatan yang diselenggarakan di atrium Pakuwon Trade Center (PTC) Surabaya tersebut AirAsia bekerja sama dengan 10 travel agent, salah satu jaringan manajemen hotel, dan Medical Tourism Malaysia.



“Medical Tourism Malaysia merupakan gabungan dari rumah sakit dan layanan kesehatan di Malaysia yang bisa menjadi rujukan bagi warga Indonesia yang melakukan pemeriksaan kesehatan,” kata Rifai Taberi, Direktur Niaga Air Asia Indonesia, seperti dilansir Tribunnews.

Tak hanya wisata ke taman rekreasi dan pemandangan alam, wisatawan Indonesia yang ke Malaysia juga biasanya melakukan pemeriksaan medis. “Dengan tujuan favorit di Penang. Hal ini yang membuat kami menyediakan medical tourism Malaysia di acara ini,” sambung Rifai.

Selain medical tourism, dalam pameran Air Asia Travel Fair pun menyediakan berbagai promo tiket pesawat, hotel, dan travel and tour wisata ke sejumlah destinasi seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan domestik Indonesia, seperti Jakarta, Bali, Lombok, Bandung, Labuan Bajo, dan sebagainya, yang terbang dari Bandara Internasional Surabaya. “Bahkan untuk rute Jakarta - Surabaya Pulang Pergi (PP) yang sebelumnya sehari 2 kali, kami tambah menjadi 2,5 per hari. Atau satu Minggu menjadi 17 kali,” papar Rifai.

Sedangkan untuk penerbangan internasional AirAsia Indonesia dari Surabaya, rute favorit para pelancong masih untuk tujuan Kuala Lumpur. Rute tersebut bukan hanya untuk berlibur, namun juga untuk keperluan bisnis dan urusan keluarga. “Kami melihat potensi pasar yang besar dari Surabaya ini. Apalagi menjelang libur Hari Raya Idul Fitri dan libur ajaran baru di tengah tahun 2019 ini. Sehingga promo kami bisa dipakai terbang hingga November 2019,” tutur Rifai.

Pada Air Asia Travel Fair 2019 kali ini tiket promo yang ditawarkan berupa diskon hingga 20% untuk semua tujuan, dan lebih dari 20% untuk tujuan favorit. Pihak Air Asia Indonesia juga turut menggandeng Bank Permata, di mana para nasabah Bank Permata yang mempunyai kartu kredit dan debit untuk memperoleh cashback hingga Rp 500.000.

Read more…

Sabtu, 23 Maret 2019

Angkasa Pura I Kampanye Switch Off Earth Hour 2019 di 13 Bandara

Mangupura – PT Angkasa Pura (AP) I dengan komunitas Earth Hour dan WWF Indonesia akan mengadakan rangkaian acara edukatif dalam rangka menyambut perayaan Earth Hour jatuh pada tanggal 30 Maret 2019 mendatang. Acara tahunan ini dilaksanakan dengan konsep penghematan energi lewat kampanye global bertajuk Switch Off Earth Hour 2019 serentak di 13 bandar udara yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura (AP) I.

Tiga belas bandara tersebut meliputi Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Lombok Tengah, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara El Tari Kupang.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi gerakan ini adalah wujud dukungan AP I terhadap upaya pengurangan pemanasan global dan dampak perubahan iklim melalui penghematan energi. Kegiatan Switch Off tahun ini akan dipusatkan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada 30 Maret 2019 pukul 20.30-21.30 WITA.

Kegiatan tersebut dipastikan tak akan mengganggu operasional dan pelayanan di bandara. Pasalnya AP I akan mematikan lampu-lampu dan penggunaan listrik bandara yang tidak perlu. “Seluruh penumpang pesawat udara, masyarakat, komunitas, dan stakeholders diharapkan ikut menyukseskan kegiatan Earth Hour itu dengan memadamkan lampu atau peralatan elektronik yang tidak digunakan pada tanggal 30 Maret 2019 selama satu jam mulai pukul 20.30 waktu setempat. Misal lampu pada tulisan ‘bandara’, jadi yang tidak akan mengganggu operasional bandara. Kalau di toilet seperti itu ya tidak (dimatikan),” ujar Faik.

AP I dan WWF Indonesia juga menjalin kerja sama dalam program konservasi dan edukasi, pelestarian lingkungan hidup, dan pengembangan pariwisata sesuai prinsip pengelolaan berkelanjutan. Kerja sama meliputi kegiatan kampanye Earth Hour di 13 bandara dan 8 kota, program konservasi dan edukasi untuk meningkatkan kepedulian publik dan para pemangku kepentingan terhadap lingkungan hidup, termasuk program penanganan sampah, penanaman pohon, dan pengelolaan ekoturisme.

“MoU ini menunjukkan keseriusan Angkasa Pura I untuk mendukung gerakan konservasi dan edukasi lingkungan hidup dengan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan hidup, pengembangan pariwisata sesuai prinsip pengelolaan berkelanjutan,” tandasnya.

Read more…

Jumat, 22 Maret 2019

Bandara Juanda Sabet Penghargaan Titanium di Palamarta Award 2019

Surabaya – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Sidoarjo menggelar acara Malam Palamarta 2019 pada Selasa (12/3) lalu di Hotel Shangri-La Surabaya. Acara tersebut adalah program penghargaan tahunan yang didedikasikan pada para wajib pajak karena sudah berkontribusi dalam berbagai sektor yang ada di lingkungan KPP Madya Sidoarjo sepanjang tahun 2018 lalu.

Dalam acara yang bertema Growing Together to Make A Great Improvement ini mempunyai arti semangat untuk menjalin kerja sama sebagai keluarga besar KPP Madya Sidoarjo dengan harapan supaya bisa mencapai pertumbuhan yang lebih baik sebagai pelaku usaha dan juga instansi penghimpun pajak di Tanah Air.

Adapun acara puncak Malam Palamarta 2019 berupa pemberian penghargaan terhadap para wajib pajak. Penghargaan tersebut meliputi 5 kategori, antara lain Silver, Gold, Platinum, Titanium, dan 1 kategori Best Group. Dalam ajang penghargaan tersebut, Bandara Internasional Juanda meraih penghargaan Palamarta Award 2019 dari KPP Madya Sidoarjo dengan kategori Titanium.

Dengan diselenggarakannya acara penghargaan Palamarta Award 2019 tersebut diharapkan akan semakin menciptakan sinergi yang bisa memotivasi dan menginspirasi menuju sebuah perusahaan, pertumbuhan, dan juga perkembangan ke arah yang lebih baik dalam menyukseskan pembangunan bangsa.

Tak hanya dari segi pajak saja, sebelumnya Bandara Juanda juga sukses mencuri perhatian publik berkat dekorasi tiga dimensi (3D) di toilet bandara. Sepasang toilet pria dan wanita di jalur kedatangan Terminal 2 Bandara Juanda tersebut menghadirkan beberapa pemandangan alam yang ada di Jawa Timur. Pada toilet pria misalnya, penumpang bisa menikmati indahnya panorama Gunung Bromo, sedangkan di toilet wanita terdapat gambar Air Terjun Toran Madura.

Selain untuk buang air, para penumpang yang datang ke toilet Bandara Juanda pun akhirnya banyak juga yang menyempatkan diri untuk berfoto selfie. Menurut General Manager Bandara Juanda Heru Prasetyo, toilet tersebut memang sempat viral di media sosial.

“Apresiasi yang telah diperoleh tentu menjadi penyemangat agar tidak lantas berpuas diri, memang sempat viral di media sosial. Oleh karena itu, Angkasa Pura I sebagai operator bandara akan berusaha memberikan pelayanan yang lebih dengan keunggulan layanan yang menampilkan keramahtamahan khas Indonesia,” kata Heru di Terminal 2 Juanda, Kamis (21/3), seperti dilansir Detik.

Read more…

Kamis, 21 Maret 2019

Bandara Juanda & BKIPM Kerja Sama Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Hasil Perikanan

Sidoarjo – PT Angkasa Pura (AP) I selaku pihak pengelola Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur melakukan kerja sama dengan Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I guna meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas ikan dan hasil perikanan melalui bandar udara.

Menurut General Manager Bandara Internasional Juanda Surabaya, Heru Prasetyo, penandatanganan kerja sama ini meliputi pelaksanaan berbagai kegiatan berupa penyediaan data melalui diseminasi informasi dan sosialisasi peraturan bersama. “Selain itu, pemanfaatan mesin pemindai x-ray dalam rangka pemeriksaan dan atau pemeriksaan ulang untuk pengeluaran, pemasukan atau transit,” ujar Heru.

Lebih lanjut Heru menuturkan, penandatanganan kerja sama ini juga mencakup penyediaan pemanfaatan fasilitas pemeriksaan fisik di terminal penumpang dan terminal kargo, penyediaan bimbingan teknis dan atau pelatihan. “Selain itu, juga dilakukan peningkatan koordinasi antarlembaga serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” jelas Heru.

Kerja sama dengan pihak BKIPM ini dilakukan guna menyamakan persepsi dalam tindakan pencegahan maupun penindakan secara hukum kegiatan lalu lintas ikan dan hasil perikanan ilegal yang bisa saja terjadi di Bandara Juanda Surabaya. Selain Bandara Juanda, kerja sama ini juga diterapkan di 13 kantor cabang PT Angkasa Pura I.

“Pada hari yang sama, kantor Pusat PT Angkasa Pura I (Persero) juga melangsungkan penandatanganan di Jakarta bersama BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya penandatanganan yang dilaksanakan pada 17 Februari 2017,” ungkap Heru.

Berdasarkan data, nilai sumber daya ikan yang berhasil diselamatkan oleh PT AP I melalui 13 bandara yang berada di bawah pengelolaannya tahun 2018 lalu mencapai Rp 125 miliar. Pada 2018, tercatat setidaknya ada 1 kasus penyelundupan yang berhasil digagalkan di Bandara Juanda. Sementara itu di awal tahun 2019 ini terdapat 1 kasus penyelundupan yang telah digagalkan, yaitu penyelundupan benih bibit lobster.

Read more…