Minggu, 23 September 2018

PT AP I Terus Kembangkan Bandara Berkonsep Lebih Ramah Lingkungan

Hong Kong – PT Angkasa Pura (AP) I saat ini bukan hanya ingin mengedepankan urusan keamanan dan kenyamanan penumpang di bandara-bandara yang berada di bawah pengelolaannya, tetapi juga berupaya untuk mendorong supaya bandara-bandaranya mempunyai sistem pengelolaan lingkungan yang baik.



Menurut Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT AP I Devi Suradji, bandara di Indonesia sekarang ini masih belum sepenuhnya menerapkan prinsip ramah lingkungan. “Jadi sensitif itu. Apa yang tampak bersih, belum tentu environment friendly. Apa yang nampak hijau, belum tentu sustainable,” kata Devi di Bandara Internasional Hong Kong, Kamis (21/9), seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut Devi menjelaskan jika saat ini sudah ada bandara di Indonesia yang menerapkan konsep go green seperti Bandara Adi Soemarmo Surakarta (Solo) dan Bandara Internasional Juanda Surabaya. Akan tetapi menerapkan komitmen terhadap keberlangsungan lingkungan ternyata menurut Devi bukanlah hal yang mudah.

Penerapan sistem ramah lingkungan bukan sebatas mengurangi pemanasan global. Pasalnya polusi cakupan jenisnya sangat bermacam-macam, mulai dari polusi udara, polusi suara, maupun sampah. “Jenisnya macam-macam, mulai dari air, energi, limbah. Ini harus diukur dengan baik,” papar Devi.

Oleh sebab itu perlu dilakukan reformasi di bandara bukan hanya sebatas pembuangan bahan bakar pesawat, tetapi juga hal-hal kecil seperti meniadakan kantung plastik untuk membawa belanjaan atau makanan. Hal-hal semacam itu rupanya telah diterapkan secara bertahan di bandara-bandara PT AP I meski menghilangkan penggunaan plastik secara menyeluruh masih sangat sulit. “Teman-teman bisa bikin penggunaan plastik berbayar, tapi buat wrapping bagaimana? Padahal itu buat security-nya kan. Kalau dihilangkan, larinya ke masalah service juga,” sambung Devi.

Demi mengupayakan bandara berbasis ramah lingkungan, AP I pun menerima tawaran Airports Council International (ACI) Asia Pacific untuk membantu dari segi lingkungan serta aktif dalam komite dunia milik ACI. “Fungsinya bergabung di komite, kita bisa menyuarakan kebutuhan kita. Karena karakter demografi dan geografi berbeda tiap negara,” tuturnya.

Pihak ACI sendiri menunjuk Bandara Adi Soemarmo Solo untuk menjadi bagian dari proyek percontohan pengembangan bandara ramah lingkungan di dunia. “Saat ACI datang ke Solo, kami selayaknya mendapatkan konsultasi. Apa yang belum kami terapkan dan apa yang sudah kami terapkan. Apa juga sudah advance (lebih dulu) kami terapkan. ACI juga mendapat masukan dari pengembangan Bandara Adi Soemarmo,” paparnya.

Sementara itu, PT AP I kini masih menunggu rekomendasi lengkap dari ACI untuk pengembangan bandara ramah lingkungan. “Bandara di Solo sudah dievaluasi selama tujuh hari. Kita sedang menunggu rekomendasi dari mereka,” tandasnya.

Read more…

Sabtu, 22 September 2018

Bidik Wisatawan Surabaya ke Jepang, HSBC-ANA Travel Fair 2018 Digelar di Tunjungan Plaza 6

Surabaya – Bank HSBC Indonesia menggandeng maskapai penerbangan bintang 5 All Nippon Airways (ANA) untuk membidik para wisatawan di Surabaya dengan mengadakan Travel Fair di Tunjungan Plaza (TP) 6 Surabaya sejak tanggal 21-23 September 2018.

Menurut Head of Customer Value Management Retail Banking and Wealth Management HSBC, Dewi Tuegeh, event travel fair di Surabaya ini adalah yang pertama, sehingga pihak Bank HSBC tak memiliki target khusus. “Namun sebetulnya dari tim analisa kami, tren wisata tujuan ke Jepang menjadi top 3 di Indonesia. Untuk itu kami menggandeng maskapai penerbangan asal Jepang All Nippon Airways (ANA) dalam travel fair,” ujar Dewi, Kamis (20/9), seperti dilansir Bisnis.

Di samping itu, negara Jepang juga menjadi salah satu destinasi favorit bagi turis asal Indonesia terutama sejak adanya layanan e-visa atau visa elektronik yang memudahkan traveling ke Jepang. Pada gelaran travel fair ini HSBC menawarkan sejumlah promo dan lebih fokus pada pelayanan untuk para nasabah setia HSBC, terutama pengguna kartu kredit yang masih dalam 3 besar paling sering dikonsumsi oleh nasabah ketika bepergian.

“Kami menawarkan cashback dengan nilai hingga Rp 1,5 juta. 1 customer bisa mendapatkan 2 kupon, serta gratis asuransi perjalanan hingga Rp 10 miliar. Di samping itu juga nasabah yang bukan pemilik kartu kredit kami berikan penawaran menarik juga,” kata Dewi.

Para nasabah dan pengguna credit card HSBC bisa memperoleh kejutan istimewa yang berlaku selama periode travel fair dan periode penerbangan sampai 31 Agustus 2019. Pengguna perjalanan dengan tujuan, HSBC-ANA Travel Fair 2018 dan yang memiliki kartu signature dapat menggunakan pembelian tiket sebanyak 4 kali selama travel fair. “Jadi melihat tren 3 tahun terakhir masyarakat pada umumnya, spesifik dengan costumer HSBC, Jepang masuk ke top 5,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Chief Representative ANA Jakarta City Office, Akira Nishigori, menambahkan jika maskapai ANA melihat adanya potensi besar di Surabaya untuk datang dan berkunjung ke Jepang. Tahun lalu saja tingkat kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang mencapai 350.000 kunjungan atau naik 30%. “Dan tujuan yang diminati bukan hanya ke Tokyo, tapi juga Osaka dan Sapporo,” ucap Akira.

“Kami juga beri fasilitas gratis bagasi untuk kelas ekonomi 2 x 23 kg per orang dan fasilitas gratis stopover di Tokyo,” imbuh Akira. Adapun untuk rute penerbangan ke Tokyo, ANA melayani penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta sebanyak 3 kali dalam sehari, sedangkan jika dari Surabaya tersedia paket penerbangan dari Surabaya ke Jakarta, lalu dilanjutkan ke Jepang.

Read more…

Jumat, 21 September 2018

Sabet Penghargaan Bergengsi, Bandara Juanda Beri Bingkisan untuk Staf & Penumpang

Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda Surabaya belum lama ini berhasil meraih penghargaan bergengsi, baik di tingkat nasional dan juga internasional. Sebagai bentuk apresiasi, General Manager (GM) dan jajaran pimpinan Bandara Juanda pun memberi bingkisan untuk sejumlah staf bandara.

General Manager Bandara Juanda Heru Prasetyo bersyukur sekaligus menyampaikan rasa terima kasihnya atas prestasi yang berhasil dicapai Bandara Juanda. Menurutnya prestasi itu bisa diraih berkat sinergi antar setiap stakeholder di Bandara Juanda. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya TNI AL dalam hal pengamanan terutama saat terjadi situasi darurat teror beberapa waktu lalu sehingga Bandara Juanda tetap dapat beroperasi normal, aman, dan kondusif,” kata Heru, seperti dilansir Jatimtimes.

Apresiasi terhadap para staf dan petugas Bandara Juanda ini disampaikan lewat pemberian bingkisan souvenir dan ucapan terima kasih secara langsung oleh jajaran manajemen Bandara Juanda pada para petugas lapangan seperti petugas counter check-in, trolley man, hingga petugas kebersihan pada Rabu (19/9) lalu. “Tidak ada ungkapan lain selain rasa terima kasih kepada seluruh stakeholder atas dedikasinya yang secara bersama memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa bandara,” ucap Heru.

Tak hanya untuk para staf dan petugas bandara saja, manajemen Bandara Juanda pun membagikan bingkisan atau souvenir untuk para penumpang di seluruh terminal yang ada di Bandara Juanda. “Bukan nilai barang dan bingkisannya. Tapi memberi apresiasi kepada penumpang dengan bingkisan adalah hal menyenangkan. Dia akan terkenang,” kata Heru.

Seperti diketahui, belum lama ini Bandara Juanda berhasil menyabet penghargaan internasional dalam ajang Airport Service Quality (ASQ) 2017 yang digelar oleh Airports Council International (ACI). Pada ASQ Awards 2017, Bandara Juanda dinyatakan sebagai bandar udara terbaik ke-3 di dunia untuk kategori bandara dengan jumlah penumpang 15-25 juta per tahun.

Sementara itu di tingkat nasional Bandara Juanda mendapat penghargaan Pelayanan Prima Madya pada Penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik yang digagas oleh Kementerian Perhubungan RI. Penghargaan ini menurut Heru menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan standar pelayanan terhadap para pengguna jasa. “Faktor kebersihan, kecepatan pelayanan dengan tetap melaksanakan prinsip utama keamanan dan keselamatan penerbangan,” tutupnya.

Read more…

Kamis, 20 September 2018

Mulai Besok Tarif Tol Waru-Juanda untuk Kendaraan Pribadi Naik, Ini Rinciannya

Surabaya – Mulai hari Jumat, 21 September 2018 besok pukul 00.00 WIB, tarif Tol Waru-Juanda akan naik. Kenaikan tarif Tol Waru-Juanda ini akan diberlakukan bagi kendaraan golong I atau kendaraan pribadi dan golongan II.

Dengan demikian, setiap kendaraan pribadi yang hendak melintasi ruas jalan tol menuju Bandara Internasional Juanda dan Kawasan Industri Berbek dan Rungkut Surabaya ini mulai besok harus membayar tarif tol yang lebih mahal dari biasanya. “Sebenarnya tidak terlalu signifikan kenaikan ini karena hanya berlaku golongan I dan II,” jelas Humas PT Citra Margatama Surabaya Zulkhair, Rabu (19/9), seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut Zulkhair menjelaskan jika kenaikan tarif Tol Waru-Juanda tidak terlalu besar. Adapun biaya tol untuk kendaraan pribadi naik sebesar Rp 500 dari Rp 7.500 menjadi Rp 8.000 mulai Jumat besok. Sementara itu tarif tol kendaraan golongan II juga naik sebesar Rp 1.000 dari Rp 11.000 menjadi Rp 12.000.

Akan tetapi pihak PT Citra Margatama Surabaya tidak menaikkan tarif tol untuk kendaraan golongan III ke atas. Tarif Tol Waru-Juanda untuk kendaraan golongan III sampai golongan V justru disebutkan mengalami penurunan. Tarif di ruas jalan Tol Waru-Juanda untuk kendaraan golongan III turun dari Rp 15.000 menjadi Rp 13.000, kemudian tarif tol kendaraan golongan IV turun dari Rp 18.000 menjadi Rp 16.000, dan yang mengalami penurunan paling signifikan adalah tarif tol untuk kendaraan golongan V dari Rp 22.000 menjadi Rp 16.000 saja.

Langkah penurunan tarif untuk kendaraan mulai golongan III sampai V itu rupanya bukan tanpa alasan. Pihak PT CMS selaku operator jalan tol swasta di Surabaya ini ingin mendongkrak angkutan barang di ruas Tol Waru-Juanda.

“Kami ingin memberi layanan terbaik dan mendorong angkutan barang bisa memanfaatkan ruas tol. Ini seiring semangat bersama untuk menekan biaya ongkos kirim barang. Makanya golongan III ke atas tarifnya turun,” beber Zulkhair. PT CMS pun hingga kini telah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat dengan memasang spanduk besar di setiap pintu masuk Tol Waru-Juanda terkait penyesuaian tarif tol tersebut.

Read more…

Rabu, 19 September 2018

Bandara Juanda Raih Penghargaan Prima Madya dari Kemenhub

Jakarta – Sebanyak 13 bandara yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura (AP) I berhasil menyabet penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun 2018.

Dalam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi ini ada 3 kategori, antara lain Kategori Pelayanan Prima Utama, Kategori Pelayanan Prima Madya, dan Kategori Pelayanan Prima Pratama.

Bandar udara yang meraih penghargaan kategori Prima Utama antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Sementara itu, untuk Kategori Prima Madya berhasil diraih oleh Bandara Pattimura Ambon, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara El Tari Kupang, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Lombok Praya, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

Sedangkan Bandara Frans Kaisiepo Biak meraih penghargaan Kategori Pelayanan Prima Pratama. “Penghargaan ini merupakan wujud komitmen kami yang senantiasa meningkatkan pelayanan kepada publik,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, Selasa (18/9), seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut Faik menambahkan jika pekan lalu 3 bandara pengelolaannya juga baru saja memperoleh penghargaan tingkat internasional dalam ajang Airports Service Quality (ASQ) 2017 dari Airports Council International (ACI) di Halifax-Kanada.

“Setelah minggu lalu, tepatnya tanggal 12 September 2018, tiga bandara Angkasa Pura I menerima trofi penghargaan Airports Service Quality (ASQ) 2017 dari Airports Council International (ACI) di Halifax-Kanada, hari ini seluruh bandara Angkasa Pura I kembali meraih penghargaan. Kali ini Penghargaan Pelayanan Prima unit Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Perhubungan tahun 2018. Penghargaan ini merupakan wujud komitmen kami yang senantiasa meningkatkan pelayanan kepada publik,” tutur Faik.

Faik menilai bahwa diraihnya penghargaan dari Kemenhub ini menunjukkan jika standar pelayanan di bandara-bandara PT AP I sudah semakin merata. “Ini sejalan dengan aktivitas bisnis Angkasa Pura I yang mengutamakan pada pelayanan bersama dengan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” paparnya.

Ia pun berterima kasih sekaligus menyampaikan apresiasinya terhadap manajemen PT AP I yang selama ini sudah berusaha melayani konsumen semaksimal mungkin. “Hal ini juga akan semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang prima kepada pengguna jasa bandara,” tutupnya.

Read more…

Selasa, 18 September 2018

Mudahkan Pembayaran Mitra Usaha, Bandara Juanda Hadirkan BRIVA

SURABAYA – PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menghadirkan kemudahan dan percepatan bertransaksi mitra usaha melalui layanan digital payment (pembayaran digital). Kemitraan tersebut tertuang dalam layanan virtual account secara host-to-host melalui layanan dan fasilitas BRI Virtual Account (BRIVA).

“Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut perjanjian kerja sama antara PT Angkasa Pura Airports dengan Bank BRI,” ujar PTS General Manager Bandara Juanda, Mahmudi, dalam acara di Hotel Primer, Juanda, Senin (17/9) kemarin. “BRIVA merupakan layanan perbankan yang dimilik dan dikembangkan oleh BRI dengan sistem akun virtual yang dilakukan secara real time online dengan menghubungkan sistem BRI dan Angkasa Pura I.”

Ia melanjutkan, kehadiran BRIVA juga sebagai upaya bersama Bandara Juanda dan BRI untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan kepada para mitra usaha dan kerja, khususnya dalam pelayanan serta transaksi perbankan melalui berbagai jaringan BRI. Melalui sinergi antar-BUMN ini, diharapkan BRI dapat senantiasa mendukung dan memberikan kemudahan bagi Angkasa Pura I Bandara Juanda dalam memonitor aktivitas bisnis perusahaan dan mitra usaha, khususnya dalam pelayanan dan transaksi perbankan.

Jika biasanya kami melakukan pemantauan dengan menanyakan kepada pihak perbankan, kini sudah bisa dilakukan dengan lebih mudah karena sudah terhubung dalam jaringan,” sambung Mahmudi. “Sebelumnya, kami sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri, dan kini ada BRI, serta ke depan kami juga melakukan kerja sama dengan bank pemerintah yang lainnya.”

Dalam kesempatan yang sama, Vice President BRI, Budhi Novianto, menuturkan bahwa kemudahan yang dapat dinikmati yakni metode pembayaran dapat dilakukan secara fleksibel dan praktis melalui ATM, internet banking, mobile banking di seluruh unit kerja BRI, termasuk BRILINK. Selain itu, BRIVA dapat ditransaksikan dari rekening bank manapun melalui menu transfer antar-bank dengan menambahkan kode BRI 002.

“Kemudahan layanan BRIVA dalam jaringan tersebut sangat membantu PT Angkasa Pura I dalam melakukan updating proses keuangan, utamanya terkait dengan mitra usaha karena data yang disajikan secara real time,” katanya. “Sementara, bagi mitra usaha, akan memberikan kelancaran dalam melakukan pembayaran dengan menggunakan produk dan layanan BRI.”

Read more…