Selasa, 14 Agustus 2018

Maskapai Thai Smile Jajaki Penerbangan ke Surabaya & Medan

SURABAYA – Untuk memperluas ekspansi, maskapai asal Thailand, Thai Smile, berencana membuka penerbangan ke Indonesia. Sister company dari Thai Airways tersebut dikabarkan akan melakukan penerbangan menuju dua kota besar di Tanah Air, yaitu Surabaya dan Medan. Sayangnya, belum diketahui secara pasti kapan rute tersebut akan beroperasi.

“Thai Smile mau masuk ke Indonesia, rencananya ke Medan dan Surabaya. Kami sudah menjajaki memang ada rencana ke Semarang, Yogyakarta, Solo, Makassar, dan kota-kota lain. Tetapi, kami fokus di Medan dan Surabaya,” ujar District Sales Manager Thai Airways, Azis Maliki. “Pasalnya, baik Medan maupun Surabaya memiliki potensi market yang bagus.”

Azis menambahkan, untuk di Medan, pihak maskapai sudah mendapatkan slot time-nya dan nomor penerbangan. Namun, di Surabaya, masih belum memperoleh slot karena jadwal di Bandara Internasional Juanda cukup penuh. “Kami bisa provide untuk rute jarak pendek seperti Medan-Bangkok, karenanya pasarnya bagus,” sambung Azis.

Jika jadi beroperasi, Thai Smile rencananya bakal terbang ke dua kota tersebut menggunakan pesawat narrow body Airbus 320. Kapasitas bangku pesawat Airbus 320 ini berkisar 150 penumpang dengan jenis kelas ekonomi. “Thai Smile itu memang low cost carrier (LCC), tetapi premium low carrier. Kalau LCC, tidak ada seat number dan nggak ada makanan,” tambah Azis.

Terlepas dari rencananya penerbangan ke Indonesia, pada bulan Mei 2018 kemarin, Thai Airways International Public Company Limited baru saja mengantongi izin dari Office of the National Broadcasting and Telecommunications Commission (NBTC) Board untuk menayangkan Live TV on Board. Jadi, para penumpang bisa tetap update dengan berita terkini dunia lewat channel CNN, BBC, dan NHK, bahkan menonton pertandingan olahraga tim kesayangan di saluran Sport 24.

Layanan ini sudah bisa dinikmati sejak tanggal 14 Juni 2018 di 12 pesawat Airbus A350-900 yang beroperasi dari dan ke Chiang Mai, Singapura, Seoul, Tokyo, Osaka, Beijing, Shanghai, Roma, Milan, dan Belgia. Selain itu, juga disediakan di 8 pesawat Boeing 787-8 dan Boeing 787-9 yang terbang dari dan ke Tokyo, Taipei, Dubai, Vienna, Brisbane, Auckland, Manila, Chiang Mai, dan Jakarta.

Read more…

Senin, 13 Agustus 2018

Kunjungan Turis Asing via Bandara Juanda Meningkat 11,91%

JAKARTA – Kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sepanjang bulan Juni 2018 kemarin mencapai 1,32 juta orang, naik 6,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 15,21 persen secara year on year. Didominasi melalui jalur udara sebesar 62 persen, kunjungan turis asing melalui Bandara Juanda di bulan keenam tercatat sebanyak 27 ribu atau naik 11,91 persen dari bulan sebelumnya dan naik 39,02 persen secara tahunan.



“Kunjungan wisatawan mancanegara melalui jalur udara paling banyak via Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yaitu sebesar 540.000 wisman, naik 2,69 persen secara bulanan dan meningkat 6,82 persen secara tahunan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto. “Sementara, melalui Bandara Soekarno-Hatta sebesar 183 ribu wisman, atau turun 4,56 persen secara bulanan dan turun 4,7 persen secara tahunan. Disusul Bandara Juanda sebesar 27 ribu wisman, naik 11,91 persen dari bulan sebelumnya dan naik 39,02 persen secara tahunan.”

Ia melanjutkan, secara total, wisatawan asing ang paling banyak berkunjung ke Tanah Air adalah dari Malaysia sebanyak 222.192 orang, disusul China sebanyak 185.100 kunjungan, kemudian Singapura sebanyak 144.900 kunjungan, lalu Timor Leste sebanyak 132.900 kunjungan, dan Australia sebanyak 115.600 kunjungan. “Ada sedikit pergeseran dari wisman menurut kebangsaan. Wisman paling banyak di bulan Juni dari Malaysia, menggeser posisi China,” sambung Suhariyanto.

Secara periode Januari hingga Juni 2018, kunjungan wisatawan asing ke Indonesia mencapai angka 7,53 juta turis atau naik 13,08 persen secara year on year. Pada periode tersebut, menutur kawasannya, wisman yang paling banyak ke Indonesia berasal dari Asia selain ASEAN, yakni sebesar wisman, atau meningkat 12,88 persen year on year.

“Ke depan, kita perlu banyak upaya agar wisatawan asing yang datang ke Tanah Air lebih besar,” tambah Suhariyanto. “Yang lebih penting, punya dampak ke seluruh lapisan masyarakat untuk menggerakkan ekonomi. Karena, ke depan, pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dalam negeri.”

Read more…

Minggu, 12 Agustus 2018

Bandara Juanda Gelar Lomba untuk Meriahkan HUT RI Ke-73

Surabaya – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Juanda mengadakan berbagai kegiatan lomba untuk menyemarakkan HUT RI. Berbagai acara lomba diselenggarakan di lapangan sebelah gedung Graha Satu Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Jumat (10/8) lalu.



Ada banyak lomba yang diadakan, mulai dari estafet tepung, estafet karet, dan lomba voli yang diikuti oleh ratusan peserta lomba yang berasal dari kalangan pegawai Bandara Juanda. Acara perlombaan Agustusan tersebut berhasil menyedot perhatian para karyawan yang turut berpartisipasi sekaligus yang sekadar menonton.

“Acara ini untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan RI yang ke-73. Diharapkan tidak sekadar perayaan, acara ini bisa melatih peserta untuk saling berinteraksi dan bermain secara fair (Fair Play). Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai kantor cabang Bandara Internasional Juanda dan Angkasa Pura Support untuk saling bekerja sama dan bersinergi guna mencapai target dari perusahaan,” kata General Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Juanda Heru Prasetyo, seperti dilansir dari situs resmi Bandara Juanda.

Lomba estafet tepung pada event tersebut berhasil dimenangkan oleh peserta dari Shared Services Department, kemudian lomba estafet karet dimenangkan oleh Airport Operation and Readiness Department, serta yang terakhir pemenang lomba estafet air adalah Airport Equipment Department.

Setelah penyelenggaraan lomba HUT RI ke-73, pada Sabtu (11/8) kemarin puluhan Komando Wanita Angkatan Laut (Kowal) juga berkeliling ke Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Juanda untuk menyapa penumpang sembari membagikan pamflet. Hal ini dilakukan untuk memperingati HUT Penerbangan TNI AL ke-58.

Dalam pamflet tersebut memuat sejarah singkat Lanudal Juanda yang kini telah resmi mengusung nama Bandara Internasional Juanda. “Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT Penerbangan TNI AL ke-54. Bagi-bagi pamflet dimaksudkan untuk menyapa para penumpang sambil mengenalkan sejarah singkat Lanudal Juanda,” jelas Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana.

“Pengambilan nama Bandara Juanda adalah wujud penghormatan kepada Perdana Menteri Ir Djuanda yang berjasa dalam pembangunan bandara ini,” sambung Kolonel Bayu. Hingga kini Bandara Juanda masih digunakan sebagai enclave civil atau pangkalan militer dan melayani penerbangan sipil.

Read more…

Sabtu, 11 Agustus 2018

Juanda Jadi Bandara AP I yang Paling Banyak Berangkatkan Jemaah Haji

Jakarta – Dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2018, PT Angkasa Pura (AP) I telah mempersiapkan 6 bandar udara yang dimanfaatkan sebagai embarkasi atau keberangkatan haji, antara lain Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Lombok Praya, dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Dari keenam bandara tersebut, Bandara Internasional Juanda Surabaya dilaporkan sebagai bandara yang terbanyak memberangkatkan jemaah dengan total 4.958 melalui 11 kloter. Selanjutnya ada Bandara Adi Soemarmo Surakarta dengan jumlah 4.653 jamaah yang terbagi dalam 13 kloter.

Kemudian Bandara Sultan Hasanuddin Makassar berhasil menerbangkan sekitar 2.270 calon jemaah haji (CJH) dalam 5 kloter keberangkatan selama pelaksanaan angkutan haji kali ini. Disusul dengan Bandara Internasional Lombok Praya dengan jumlah 909 calon jemaah haji dalam 2 kloter keberangkatan, dan yang terakhir Bandara Syamsudin Noor yang memberangkatkan 328 calon haji dalam 1 kloter keberangkatan.

“Tahun ini, kuota haji nasional yaitu sebanyak 221 ribu orang dengan rincian 204 ribu kuota haji reguler dan 17 ribu haji khusus yang dibagi ke dalam dua gelombang keberangkatan yaitu Gelombang I pada 17 - 29 Juli 2018 dan Gelombang II pada 30 Juli - 15 Agustus 2018. Kami akan terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait serta menjaga kualitas pelayanan dan operasional kami demi mendukung kelancaran calon jemaah haji menuju Tanah Suci,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I, Faik Fahmi, seperti dilansir JPNN.

Bandara Juanda sendiri selaku salah satu tempat keberangkatan haji tahun ini menyediakan berbagai fasilitas untuk mengakomodir kebutuhan para jemaah haji. Misalnya saja operasional yang dibuka selama 24 jam penuh, kemudian disediakannya beberapa fasilitas tambahan seperti toilet dan musala portabel untuk mempermudah calon jemaah haji yang hendak melakukan ibadah salat di sisi timur are lokasi bus sebelum jemaah naik pesawat.

Tak cukup sampai di situ, pemeriksaan keamanan dan barang bawaan CJH pun kini sudah dilakukan sejak di Asrama Haji Sukolilo. “Kami menempatkan petugas dan alat-alat pemeriksaan keamanan di Asrama Haji Sukolilo sebanyak dua mesin X-ray dan metal detector sehingga saat jamaah memasuki bandara sudah steril karena telah melewati pemeriksaan,” kata General Manager Bandara Internasional Juanda Surabaya, Heru Prasetyo.

Read more…

Jumat, 10 Agustus 2018

Obligasi & Sukuk PT Angkasa Pura I Kembali Kantongi Peringkat Triple A dari Pefindo

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) I berhasil mempertahankan peringkat (rating) idAAA atau Triple A dari lembaga rating PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan outlook stabil selama periode 7 Agustus 2018 hingga 1 Agustus 2019.

Di samping itu, Pefindo juga kembali menetapkan peringkat idAAA untuk Obligasi I Angkasa Pura I Seri A, Seri B, Seri C tahun 2016 senilai Rp 2,5 triliun dan peringkat idAAA terhadap Sukuk Ijarah I Angkasa Pura I Seri A, Seri B, Seri C tahun 2016 senilai Rp 500 miliar pada periode yang sama dengan periode rating secara korporasi, yakni 7 Agustus 2018 hingga 1 Agustus 2019.

Rating atau peringkat tersebut diberikan oleh Pefindo berdasar data dan informasi dari perusahaan serta Laporan Keuangan Tidak Diaudit per tanggal 30 Juni 2018 dan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2017. Peringkat idAAA sendiri adalah peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo serta mengindikasikan kemampuan penerbit obligasi (obligor) yang superior dalam memenuhi komitmen jangka panjangnya.

Dengan diberikannya peringkat tertinggi tersebut sekaligus menggambarkan seberapa menariknya obligasi PT Angkasa Pura I untuk para investor. “Peringkat ini juga menunjukkan bahwa risiko gagal bayar perusahaan yang sangat rendah, sehingga dapat memberikan gambaran kepada calon investor bahwa obligasi yang dikeluarkan Angkasa Pura I ini memiliki prospek yang baik sebagai instrumen investasi,” kata Direktur Keuangan PT Angkasa Pura I (Persero) Novrihandri, Kamis (9/8).

Lebih lanjut Novrihandri juga menjelaskan jika peringkat-peringkat itu sekaligus mencerminkan dukungan pemerintah yang kuat terhadap PT AP I karena peran strategis bandara, keunggulan kompetitif yang kuat dari ekonomi wilayah yang dilayani, dan marjin profitabilitas yang stabil. Akan tetapi rating tersebut dibatasi leverage keuangan yang tinggi dalam jangka pendek ke menengah.

Dana dari Obligasi dan Sukuk Ijarah tersebut didapatkan usai dikurangi biaya-biaya emisi sejak awal perolehannya, yakni 75% dipakai oleh PT AP I untuk membenahi 5 bandara yang berada di bawah pengelolaannya, antara lain Bandara Internasional Yogyakarta Baru, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, sementara itu sisanya untuk investasi rutin.

Read more…

Kamis, 09 Agustus 2018

Banyak Dukung UKM, PT Angkasa Pura I Cabang Juanda Sabet Penghargaan ICSB

Surabaya – PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Bandara Internasional Juanda belum lama ini berhasil menyabet penghargaan bergengsi International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Presidential Award 2018 untuk kategori Business Practitioner di Kabupaten Sidoarjo dalam acara Gebyar UKM. Penghargaan tersebut diserah-terimakan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (7/8) lalu.

Penghargaan ini diberikan pada pihak PT AP I selaku pengelola Bandara Internasional Juanda atas dedikasi dan komitmen dalam mendukung kemajuan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Acara Gebyar UKM sendiri diselenggarakan oleh ICSB dan Markplus, Inc. didukung oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Dalam acara Gebyar UKM, penghargaan ICSB Indonesia Presidential Award 2018 untuk kategori Business Practitioner diserahkan oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah kepada General Manager Bandara Internasional Juanda, Heru Prasetyo. “Ini berkat kerja keras semua staf dan semua pihak. Semoga ini menjadi pemicu untuk kami lebih peduli dan memperhatikan UKM. Kami akan layani yang terbaik,” ungkap Heru, seperti dilansir Tribunnews.

Lewat sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, S. H, M.Hum pun menyampaikan apresiasinya terhadap PT Angkasa Pura I Cabang Juanda serta berharap agar UKM di Kabupaten Sidoarjo pun bisa terus berkembang. “Harapan saya UKM di Sidoarjo dapat lebih dikembangkan agar dapat menjadi Industri Kecil Menengah (IKM) hal ini dikarenakan saat ini di Sidoarjo terdapat 206.000 UKM, dimana lebih dari 10 persen penduduk berusaha di bidang UKM,” papar Saiful.

Dalam acara Gebyar UKM pada Selasa (7/8) lalu, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Juanda turut memeriahkan dengan membuka 2 stand pameran untuk mitra binaannya, yaitu Lamda Batik dan Ritu Bordir. Pujiono selaku pemilik mitra binaan PT AP I, Ritu Bordir pun mengaku senang bisa menjadi mitra binaan PT AP I. “Saya sangat berterima kasih kepada Angkasa Pura I atas dukungan yang diberikan dan saya berharap supaya ke depannya PT Angkasa Pura I (Persero) dapat lebih mengekspos mitra binaan lagi,” ujar Pujiono.

Read more…